Thursday, January 5, 2017

Kesalahan ketik di BAP ini sebenarnya ada 5 point yang harus diketahui

Kesalahan ketik di BAP ini sebenarnya ada 5 point
1. Point a yaitu fitsa hats Yang benar Pizzahut baca artikelnya Bully Ustadz Novel Bamukmin, Pizza Hut menjadi Fitsa Hats

2. Point D yaitu Trisula dharma seharusnya Trisila Dharma
3. Point E di riwayat pendidikan, yaitu Atahiriah , yang benar penulisannya Attahiriyah
4. Point F di riwayat pendidikan, yaitu Atahiriah , yang benar penulisannya Attahiriyah
5. Point G di riwayat pendidikan Assaviiyah  seharusnya Assyafi'iyah.
 Kesalahan ketik di BAP ini sebenarnya ada 5 point yang harus diketahui
Kesalahan biasa terjadi, BAP ini diketik oleh Polisi yang bertugas, hanya kesalahan ketik kecil, kitapun sering mengalami hal lumrah yang disebut Typo.
Cuma jika hati sudah Jelek, hal kecil jadi besar. Wajar ☺.
"Ah disengaja itu karena malu kerja disana."
Kalau malu ya harusnya dihilangkan pak.. ☺
Gak usah lebay.
"Kan sudah ditandatangani kok gak tau kalau salah ?"
BAP dibuat dengan pemeriksaan 10 jam berlembar lembar kertas yang ditandatangani kalau yang ngetik aja bisa salah, yah yang baca juga bisa kelewatan dong ☺
Gerombolan tanpa sumbu memang hobi mempermasalahkan hal-hal kecil, seperti typo atau salah ucap. Jauh sebelum kasus "fitsa hats' Habib Novel, dulu Haji Lulung pun pernah salah ucap "UPS" jadi "USB", dan beliau pun segera menjadi bahan bully secara sangat masif di media sosial.

Padahal Presiden Jokowi juga pernah salah ucap nama propinsi, bahkan pernah berkata "I don't read what I sign," tapi mereka memaklumi dan diam saja.

Mereka memang hobi menjadikan hal-hal sepele sebagai bahan bully. Bahkan bully yang sangat keji, karena mengarah ke pembunuhan karakter.

Namun untuk hal-hal besar seperti penistaan agama oleh A###, janji-janji yang tidak ditepati, makin berkuasanya aseng di Indonesia, dan sebagainya, mereka maklum semaklum-maklumnya.

Mereka rela membesar-besarkan hal-hal kecil demi membela junjungan. SEBALIKNYA, mereka rela cuek, maklum dan tidak peduli terhadap hal-hal besar, demi membela junjungan.

Mereka lebih suka membela junjungan ketimbang membela NKRI. Mereka memang BERMENTAL PENJAJAH.

No comments:

Post a Comment